Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing
PT PMA yang memperkerjakan tenaga kerja asing (“TKA”) wajib mengurus Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (“IMTA”). Hal ini sebagaimana diatur di dalam Pasal 42 ayat (1) Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan:

Setiap pemberi kerja yang memperkerjakan tenaga kerja asing (“TKA”) wajib memiliki izin tertulis dari Menteri atau pejabat yang ditunjuk.

Pengaturan lebih terperinci mengenai tata cara penggunaan TKA diatur di dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 10 Tahun 2018 tentang Tata Cara Penggunaan Tenaga Kerja Asing.

Izin mempekerjakan TKA ini berupa berupa pengesahan Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (“RPTKA”).

 

Izin Menggunakan Tenaga Kerja Asing (IMTA) adalah izin yang harus dimiliki untuk setiap tenaga kerja asing yang dipekerjakan oleh kegiatan usaha dalam rangka penanaman modal oleh PMA/PMDN yang menggunakan tenaga kerja dalam kegiatanya. IMTA berlaku untuk masa waktu 1 (satu) tahun dan selanjutnya dapat diperpanjang. Prosedur pengajuan IMTA diajukan oleh investor untuk setiap tenaga kerja asing yang digunakan kepada Direktur Pengendalian Penggunaan Tenaga Kerja Asing (Ditjen P2TKA), Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi melalui loket pelayanan yang tersedia di Direktorat P2TKA atau di BKPM.

Perpanjangan IMTA dapat dilakukan di :
> Direktorat P2TKA untuk investasi lintas propinsi
> Dinas tenaga Kerja Kota Jakarta untuk investasi yang hanya dilakukan di dalam kota Jakarta
> Dinas tenaga kerja propinsi DKI Jakarta yang membawahi Kota Jakarta jika investasi dilakukan lintas kabupaten/kota di Propinsi DKI Jakarta

Syarat dan ketentuan yang harus di lengkapi untuk mengajukan dokumen IMTA sebagai berikut :
1. KTP HRD
2. Akta Notaris
3. NPWP Perusahaan
4. Domisili Perusahaan
5. Wajib Lapor Perusahaan
6. TDP (Tanda Daftar Perusahaan)
7. SIUP (Surat Izin Usaha Perdanganan)
8. Surat Keterangan Kementrian Hukum dan HAM
9. Dokumen Perusahaan (semua dokumen copy berwarna)
10. Pas Foto 4 x 6 & KTP Staf pendamping Tenaga Kerja Asing
11. Kop surat yang di tanda tangani, materai dan stamp 6 lembar
12. Bukti slip pembayaran DPKK warna hijau 2 lembar dan copy warna

Categories:

Comments are closed